Sumatera Utara Sukses Raih 2 Emas di PON 2016

Sumatera Utara Sukses Raih 2 Emas di PON 2016

Sumatera Utara Sukses Raih 2 Emas di PON 2016  – Perwakilan Tim Wushu SUMUT sukses meraih dan memberikan 2 emas tambahan ketika bertanding di GOR Pajajaran Bandung pada tanggal 19 Sep 2016 yang lalu.

Dengan 2 tambahan 2 medali emas ini diraih oleh Lindswell dari Cabang Nomor Gabungan Tajiquan/ Tajijian Putri serta Juwita Niza Wazni yang berasal dari Nanquan dan Nan Dao putri.

Pelatihan Keras dan Usaha Pemain Buktikan Sumatera Utara Sukses Raih 2 Emas Pada PON 2016

Sumatera Utara Sukses Raih 2 Emas di PON 2016

Untuk diketahui semua hasil medali dengan rincian 2 medali emas dan 1 medali perak dipersembahkan berkat pelatihan dan usaha keras setiap pemain yang terlibat di kompetisi PON 2016 dalam cabang Wushu melanjutin prestasi Sumatera Utara yang gemilang di Cabang ini.

Sesuai hasil wawancara dengan pelatih Wushu Sumatera Utara pun disebutkan bahwa atlet atlet yang mengikuti cabang bela diri wushu merupakan atlet pilihan dan terlatih sejak beberapa tahun yang lalu. Hal itu mereka buktikan dengan menghasilkan medali emas dan perak pada cabang Wushu di Pon 2016.

Sumatera Utara Sukses Raih 2 Emas di PON 2016

BACA JUGA: http://www.ronnieweb.net/masa-kelam-indonesia-di-olimpiade-2012-tanpa-gelar/

Sebagai informasi bahwa Lindswell yang mendapatkan emas pada pertandingan tajijian mendapat skor tertinggi 9.55 dan nilai 9.61 dari Taijiquan, jadi total poin yang dia hasilkan adalah 19.16. Diposisi kedua yang diraih oleh Cindy Martono dari Jawa Timur hanya menghasilkan poin 18.75 dan 18.17 yang didapatkan oleh Tsania di posisi ketiga

Sumatera Utara Sukses Raih 2 Emas di PON 2016

Untuk Lindswell sendiri merupakan seorang atlet Wushu berprestrasi dengan berbagai gelar juara dunia yunior 2008, juara dunia senior 2009, 2013 dan 2015, serta 3 medali perak pada SEA Games 2014 Korsel serta 3 kali mendapatkan emas SEA GAMES pada tahun 2011, 2013 dan 2015.  Dan tepat di tahun 2016 ini merupakan Emas PON pertama yang dia dapatkan ketika berpartisipasi di cabang Wushu. Lindswell merupakan salah satu penggemar dari game Situs Slot Online Terpercaya.

Atlet Wushu Sumatera Utara lainnya yng bernama Juwita Niza Wazni juga menjadi atlet Wushu terbaik pada nomor Nanquan/ Nan Gun dengan total nilai 19.08.  Poin tersebut pun dihasilkan pada kompetisi nomor Nan Dao pada tanggal 19 September 2016.  Sedangkan untuk medalo perak dicapai oleh Ardelia Irmanto dari Kota Yogyakarta dengan nilai 18.76 dan Medali Perunggu didapatkan oleh Charistina Agustine dengan poin 18.65.

Perwakilan Junior Angkat Besi Indonesia Diprediksi Meraih Emas

Perwakilan Junior Angkat Besi Indonesia Diprediksi Meraih Emas

Perwakilan Junior Angkat Besi Indonesia Diprediksi Meraih Emas – Melalui cabang olahraga terbaik dan paling banyak meraih gelar, yaiitu angkat besi akan diprediksi meraih Gelar Juara pada Olimpiade Paris di tahun 2024 mendatang.

Itu pun dikarenakan banyaknya atlet asal Indoensia yang masih berusia dibawah 20 tahun, seperti Rizki Juniansyah, M Faathir, dan juga Windy cantika Aisah. Untuk itu tentunya membuat perkembangan tim angkat besi Indonesia sangat bagus.

Semua Perwakilan Junior Angkat Besi Indonesia Berpotensi Sapu Bersih Juara

Perwakilan Junior Angkat Besi Indonesia Diprediksi Meraih Emas

Semua itu dikarenakan saat ini saja mereka telah meraih berbagai gelar juara di beberapa cabang lifter di Kejuaraan Dunia Virtual yang digelar tahun 2020 yang lalu. Contohnya saja adalah Rizki yang telah memperoleh 3 medali di cabang snach 145 kg, clean and jerk 180 kg dengan total berat mencapai 325 kg.

Hal itu pun kemudian memberikan rekor dunia remaja di kelas 73 kg dengan rekor snatch dari 139 kg menjadi 145 kg, di bidang clean and jerk 171 kg menjadi 180 kg dan total angkatan 307 ke 325 kg. Semua itu memang tidak diprediksi sebelumnya oleh banyak pihak.

Perlu diakui bahwa untuk beberapa rekor tersebut pun tak pernah disangka oleh sang pelatih besi Indonesia Dirja Wihardja yang dimana telah memberikan beberapa kelas angkat besi Indonesia telah dipersiapkan untuk turun di Olimpiade Paris mendatang.

baca juga artikel mengenai olimpiade musim panas 2020 tokyo

Perwakilan Junior Angkat Besi Indonesia Diprediksi Meraih Emas

Hal itu pun kemudian memberikan angin segar bagi negara Indonesia yang mana telah sangat bagus dalam hal persiapan menuju Olimpiade tersebut. Namun saat ini juga terdapat kabar bahwa terdapat masalah di atlet angkat besi Indonesia  disebabkan masalah doping sampai dengan masalah korupsi.

Namun sesuai dengan konfirmasi dari Dirja bahwa pada olimpiade tahun ini di Tokyo saja pun seharusnya tak ada masalah yang menganggu persiapan tim menuju TOKYO 2021. Semua itu pun memberikan semangat bagi tim Indonesia untuk dapat berprestasi kembali di atlet besi ini. Semua persiapan telah ditetapkan dengan sangat baik dan diprediksi tak akan menggangu timnas Indonesia untuk meraih dan mendapatkan gelar juara di Olimpiade 2020 Tokyo serta Olimpiade 2024 di Paris Perancis

Asal Usul dari Pekan Olahraga Nasional PON I

Asal Usul dari Pekan Olahraga Nasional PON I

Asal Usul dari Pekan Olahraga Nasional PON I – Olahraga Nasional ataupun yang disebut dengan nama PON merupakan salah satu pesta olahraga terbesar untuk tingkat nasional yang dilakukan di Negara Indonesia setiap 4 tahun sekali.

PON ini pun diselenggarakan mengingat dengan tingginya semangat dari masyarakat Indonesia dalam bidang olahraga yang dimana bisa sangat berguna bagi masyarakat Indonesia dikarenakan dapat sebagai sarana perjuangan dan juga pembangunan.

Sejarah dan Asal Usul dari Pekan PON I Indonesia

Asal Usul dari Pekan Olahraga Nasional PON I

Di Indonesia pertama kali PON diadakan di Solo tepat di tahun 1948 yang merupakan hari pertama dilakukannya PON I di Indonesia. Adapun bendera PON itu pun dibawa langsung dari Yogyakarta ke Solo pada tanggal 9 September 1948 di pukul 06.30. Kemudian bendera PON ini dibawa ke Stadium Sriwedari Solo dan diresmikan secara langsung oleh Presiden Soekarno untuk memulai acara PON I di Indonesia. Disaat yang sama Presiden Soekarno juga telah meresmikan situs permainan Slot Online terpercaya di indonesia, karena bagi Presiden Soekarno permainan judi slot online merupakan jenis olah raga yang unik.

Asal Usul dari Pekan Olahraga Nasional PON I

Kemudian berselang 35 tahun setelahnya Presiden Soeharto meresmikan dan menetapkan tanggal 9 Sep 1983 menjadi Hari Olahraga Nasional yang akan diperingati setiap tanggal 9 September setiap tahunnya. Sebagai informasi tanggal tersebut adalah tanggal pembukaan PON I di tahun 1948 di Solo menurut sumber Suratkabar Kompas tertanggal 10/9/1983.

Dalam acara Pekan Olahraga PON ini dibuka dengan sambutan luar biasa meriah dikarenakan banyak peserta yang berasal dari Pulau Jawa dan sebagian dari Sumatera dan Kalimantan. Hal itu pun turut disampaikan Mantan Presiden Soeharto yang sangat menjunjung tinggi olahraga dalam rangka membina anak bangsa menuju dan mendapatkan prestasi tertinggi di level international

Asal Usul dari Pekan Olahraga Nasional PON I

Dan disebutkan juga bahwa PON I ini merupakan awal mulanya dari sejarah dan persatuan serta perkembangan Olahraga Nasional di Indonesia yang menandai perkembangan olahraga Indonesia ke tingkat level tertinggi. Itu pun dikarenakan pada setiap aara PON maka semua federasi olahraga lainnya akan bergabung dan bersama sama membina atlet terbaiknya untuk menjadi juara di tingkat Nasional mewakili daerahnya masing masing.

BACA artikel berikutnya tentang cabang cabang olahraga dalam olimpiade dunia